1. Penandatanganan Nota Kesepakatan Antara Pemerintah Prov. Sulsel dengan DPRD Prov. Sulsel tentang : a. Kebijakan Umum APBD (KUA) TA 2021 b. Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) TA 2021 2. Penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2019/2020 dan Pembukaan Masa Persidangan I Tahun 2020/2021 DPRD Prov.Sulsel



image

Kamis (27/08/2020) DPRD Prov Sulsel mengadakan rapat paripurna dengan agenda Penandatangan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Prov Sulsel dengan DPRD Prov Sulsel dan Penutupan masa persidangan III Tahun sidang 2019/2020 dan pembentukan masa persidangan I Tahun sidang 2020/2021 DPRD Prov Sulsel.

Penandatangan Nota Kesepakatan antara Pemerintah Prov Sulsel dengan DPRD Prov Sulsel ini memiliki dua poin penting yaitu Kebijakan Umum APBD (KUA) TA. Anggaran 2021 dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) TA 2021

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh ketua DPRD Provinsi Sulsel Andi Ina Kartika Sari membuka secara resmi dan memberikan ruang seluas-luasnya kepada semua pihak terkait rapat Paripurna ini.

Rapat ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD dari masing-masing Fraksi Partai untuk memberikan masukan dan saran serta persetujuan penyepakatan terkait nota kesepakaran bersama KUA PPAS TA 2021.

Dari Fraksi Golkar diwakili oleh Bapak Fahruddin Rangga, dari Fraksi Nasdem Bapak Ady Ansar, dari Fraksi Gerindra Bapak Andi Mucthar Mapattoba, dari Fraksi Demokrat Ibu Andi Azizah Irma Wahyudiyati, dari Fraksi PDIP Bapak Andi Putra Batara, dari Fraksi PKB Bapak Irwan Hamid, Dari Fraksi PAN Bapak Irfan AB, dari Fraksi PPP Bapak Imam Fauzan, dan terakhir dari Fraksi PKS Ibu Isnayani.

Semua anggota Fraksi menyampaikan saran kepada bapak Gubernur agar kedepannya bisa lebih maksimal dalam melakukan tugas sebagai kepala daerah.

Dari Fraksi Gerindra Andi Mucthar Mapattoba menitip pesan kepada Bapak gubernur untuk memperharikan semua aspek.

"Kami menitip kepada bapak Gubernur agar dimasa yang akan datang dapat melirik daerah perbatasan yang sangat strategis di semua aspek mulai dari aspek sosial sampai ke aspek ekonomi harus diperhatikan" Tuturnya.

Dari Fraksi PAN Irfan AB meminta kepada Gubernur Sulsel sekiranya RAPBD bisa diseror dengan cepat kepada DPRD Sulsel selambat-lambatnya sampai akhir september guna pembahasan APBD  bisa berjalan dengan maksimal.

Dari keterwakilan pemuda dari Fraksi PPP Imam Fauzan berharap kepada Gubernur Sulsel kedepan agar bantuan keuangan itu diprioritaskan untuk daerah terpencil serta menyetujui pinjaman untuk masyarakat dengan catatan adanya persetujuan - persetujuan kesepakatan, dan terlebih lagi demi meprioritaskan untuk kepentingan masyarakat.

Dari rapat Paripurna ini semua Fraksi menyetujui nota  kesepakatan bersama. Dengan disetujuinya, Ketua DPRD Sulsel dan Gubernur Sulsel kemudian menandatangani nota kesepakatan bersama secara langsung.

Diakhir gubernur Prov Sulsel Nurdin Abdullah memberi sambutan serta berharap kepada semua pihak agar untuk mampu menjadi akselerator dalam pembangunan di Sulsel.